Kajian Seni Rupa dan Desain: Membangun Prespektif Kajian

MIRMAGZ.com – Kajian merupakan konstruksi yang diberikan kepada manusia untuk membentuk ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk sesama. Membangun prespektif kajian bisa dilihat dari wilayah-wilayah orang yang meneliti suatu bidang. Namun, apakah sebuah prespektif harus selesai dengan cara masing-masing? Iya.

Bentuk terbaik dari prespektif adalah membangun ilmu dengan sudut pandang yang berbeda pada satu atau dua kajian ilmu. Sudut pandang peneliti akan menentukan hasil akhir dari tujuan penelitian yang dibuat. Sehingga akan membentuk konstruksi ilmu yang bisa memperbaharui, ataupun memberikan sumbangsih pengetahuan yang lebih luas.

Baca juga:  Apa Sih Fungsinya Seni?

Kajian seni rupa dan desain memberikan kesempatan untuk melihat seni dan desain tidak hanya dari prespektif satu atau dua sudut pandang. Misalkan ketika melihat seni, haruslah dari seninya, tidak juga. Padahal latar belakang dari seni yang muncul bisa menjadi satu kajian tersendiri, seperti kajian proses kreatif seni, atau ketika kita melihat dampaknya ke masyarakat, kita bisa melihat efek yang lebih besar setelah karya itu ditampilkan.

Seorang pengkaji haruslah lebih peka terhadap gejala-gejala yang ada di masyarakat sebagai bagian dari keberjalanan kajian itu sendiri. Pengalaman dalam membaca, menulis, dan berbicara terus menerus harus diasah. Menulis ini juga merupakan salah satu usaha untuk membentuk konstruksi pemikiran dalam kajian seni.

Baca juga:  Apakah Seniman dan Desainer Sama?

Pada Mata Kuliah Kajian Seni Rupa dan Desain ini, kita dilatih untuk melihat kajian tidak hanya sekedar dari wilayah seni, namun juga diajak untuk melihat sebuah karya seni yang memiliki makna tanda yang muncul. Kajian semiotika merupakan usaha untuk melihat sebuah karya seni bisa dilihat dari tanda-tanda yang muncul dalam karya tersebut. Seperti karya-karya Heri Dono yang sangat ikonik dengan aplikasi karya yang tidak hanya dua dimensi namun juga lebih dari itu, menampilkan bentuk-bentuk wayang dalam kontemporer-an-nya.

Sehingga bisa kita lihat bagaimana kajian simbol ini sangat luas, sehingga kita bisa melihat peluang kajian lain yang mampu melihat karya-karya Heri Dono. Kemungkinan kajian apa-apa sajakah yang bisa muncul dalam konstruksi pemikiran kajian Seni Rupa dan Desain? Mari kita simak komentar-komentar dari tugas pertama ini.

Baca juga:  Seni dalam Pandangan Susanne K Langer

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp

181 thoughts on “Kajian Seni Rupa dan Desain: Membangun Prespektif Kajian”

  1. Menurut saya kajian yang dapat dilakukan selain menggunakan semiotika merupakan Kajian Hermeutika adalah hal yang praktis, bentuk kebijaksanaan untuk merakit pertanyaan interpretatif spesifik. Hermeneutika sebagai ilmu penjelas memegang peranan penting terhadap karya sastra. Pada dasarnya karya sastra adalah Kreativitas manusia dalam menciptakan barang tiruan. Perkembangan karya sastra erat kaitannya dengan hermeneutika, Hermeneutika dalam sastra menjelaskan termasuk dalam literatur. Objek penelitian hermeneutika Karya sastra merupakan pertimbangan sejarah lahirnya karya tersebut Aspek sastra atau kebahasaan mendukung dalam sebuah karya sastra.
    Dalam perkembangannya, banyak tokoh yang turut andil dalam perkembangan hermeneutika. Diantaranya: Friedrich Schleiermacher, yang mengeksplorasi hakikat pemahaman yang sebenarnya tidak hanya dalam kaitannya dengan teks-teks suci, tetapi juga dalam kaitannya dengan semua teks manusia dan cara-cara komunikasi. Penafsiran tekstual harus ditangani dengan penataan konten dalam istilah yang dapat dipahami untuk mengatur konten. Schleiermacher membedakan antara penjelasan gramatikal dan psikologis.

        1. Dalam Seni rupa dalam tanda-tanda semiotika menjadi salah satu kajian yang bahkan menjadi tradisi dalam teori komunikasi. keadaan, situasi, perasaan dan kondisi di luar tanda-tanda itu sendiri. semiotik fokus kepada dimensi logis dari ilmu pengetahuan. Mereka juga menguji area untuk ilmu kehidupan dalam berfikir. Dan juga dalam pemahaman dari suatu menaruh minat pada penyelidikan segala makna kehidupan dalam berfikir dan juga kajian seni rupa Rasa syukur, kagum, dan mengagungkan kebesaran tuhan atas segala sesuatu semakin saya kerjakan dengan tingkat kualitas yang lebih tinggi dari sebelumnya

          Pemahaman tersebut di peroleh dari rincian dari nilai-nilai suatu pembelajaran dan pemahaman dari pengetahuan yang di pelajari tentang sistem tanda dalam suatu masyarakat berkembang dalam bidang bahasa, kemudian berdu kembangkan pula dalam bidang seni rupa dan desain komunikasi visual.

          Arti kata dalam suatu Kajian :
          Dari kata dasar Kajan i :

          • Kajian i mengartikan tentang aktifitas
          pikiran: mengamati, membaca, dalam memahami suatu kondisi pemahaman kehidupan

          menyelidiki, memikirkan dan juga
          mempertimbangkan, serta menyimpulkan sesuatu obyek (yang
          dikajinya dalam suatu hal yang berkaitan dengan kehidupan)
          .
          • Nilai atau cerminan dari suatu
          kegiatan (perbuatan dari segi aspek).
          Contoh : apa yang dipaparkan
          dalam laporan ilmiahnya atau tesis penelitian ataupun jurnal Kajian seni uga dapat di artikan suatupembelajaran, pemikiran, dan menguji

          Mengkaji

          Adalah memikirkan suatu menciptakan suatu kesimpulan yang selanjutnya mengarah untuk melakukan suatu perbuatan. Dengan menyimpulkan kebenaran dan kebebasan dalam berpikir Kajian dapat di uji dengan kajian yang telah di pelajari Membuat suatu kumpulan kajian sesuatu yang lebih lanjut agar pemikiran bisa terarah dan tidak keluar Dari tujuan yang akan tercapai tersebut Dan juga di butuhkan dalam suatu usaha dalam memahami suatu kajian dengan mempelajari suatu kajian,jurnal,tesis terlebih dahulusupaya tidak terlena dari suatu informasi tersebut Biar dalam analisis bisa menyimpulkan suatu hubungan yang relevan yang sekira dapat terhubung untuk memperkuat syarat kebenaran dalam suatu logika kebenaran nya dan juga dapat di rumuskan suatu permasalahan

          Seni rupa
          Segala sesuatu yang indah telah di pelajari dari suatu pembelajaran yang begitu panjang dan lama dan akan tercipta suatu maha karya yang indah dalam pemaja filosofi nya dan juga mengerakan suatu yang begitu indah

    1. Kajian yang bisa kita gunakan selain semiotika menurut saya adalah kajian sosiologi sastra. Karena objek yang mudah ditemukan. Sosiologi adalah ilmu yang memelajari tentang masyarakat. Nah, objek kajian sosiologi adalah masyarakat. Semua hal yang berhubungan dengan masyarakat, baik itu berbentuk interaksi, tradisi, ataupun budaya dikaji dalam sosiologi. Sosiologi sastra sendiri adalah salah satu pendekatan dalam kajian sastra yang memahami dan menilai karya sastra dengan mempertimbangkan segi-segi sosial atau kemasyarakatan. Seperti namanya, sosiologi sastra adalah upaya untuk memahami karya sastra melalui perpaduan ilmu sastra dengan ilmu sosiologi. Dalam wacana ini, sastra berdiri sebagai fenomena masyarakat yang ditelaah dalam kacamata ilmu sastra dalam hubungannya dengan ilmu sosiologi. Sosiologi sastra, yang memahami fenomena sastra dalam hubungannya dengan aspek sosial, merupakan pendekatan atau cara membaca dan memahami sastra yang bersifat interdisipliner yang melibatkan sosiologi. Oleh karena itu, sebelum menjelaskan hakikat sosiologi sastra kita harus terlebih dulu mampu mengetahui batasan sosiologi sebagai sebuah ilmu dan menguraikan perbedaan dan persamaan antara sosiologi dengan sastra.

  2. Dalam Seni rupa dalam tanda-tanda semiotika menjadi salah satu kajian yang bahkan menjadi tradisi dalam teori komunikasi. keadaan, situasi, perasaan dan kondisi di luar tanda-tanda itu sendiri. semiotik fokus kepada dimensi logis dari ilmu pengetahuan. Mereka juga menguji area untuk ilmu kehidupan dalam berfikir. Dan juga dalam pemahaman dari suatu menaruh minat pada penyelidikan segala makna kehidupan dalam berfikir dan juga kajian seni rupa Rasa syukur, kagum, dan mengagungkan kebesaran tuhan atas segala sesuatu semakin saya kerjakan dengan tingkat kualitas yang lebih tinggi dari sebelumnya

    Pemahaman tersebut di peroleh dari rincian dari nilai-nilai suatu pembelajaran dan pemahaman dari pengetahuan yang di pelajari tentang sistem tanda dalam suatu masyarakat berkembang dalam bidang bahasa, kemudian berdu kembangkan pula dalam bidang seni rupa dan desain komunikasi visual.

    Arti kata dalam suatu Kajian :
    Dari kata dasar Kajan i :

    • Kajian i mengartikan tentang aktifitas
    pikiran: mengamati, membaca, dalam memahami suatu kondisi pemahaman kehidupan

    menyelidiki, memikirkan dan juga mempertimbangkan, serta
    menyimpulkan sesuatu obyek (yang dikajinya dalam suatu hal yang berkaitan dengan kehidupan)
    .
    • Nilai atau cerminan dari suatu
    kegiatan (perbuatan dari segi aspek).
    Contoh : apa yang dipaparkan dalam laporan ilmiahnya atau tesis penelitian ataupun jurnal Kajian seni uga dapat di artikan suatu pembelajaran, pemikiran, dan menguji

    Mengkaji
    Adalah memikirkan suatu menciptakan suatu kesimpulan yang
    selanjutnya mengarah untuk melakukan suatu perbuatan. Dengan menyimpulkan kebenaran dan kebebasan dalam berpikir

    Kajian dapat di uji dengan kajian yang telah di pelajari
    Membuat suatu kumpulan kajian sesuatu yang lebih lanjut agar Pemikiran bisa terarah dan tidak keluar
    dari tujuan yang akan tercapai tersebut

    Dan juga di butuhkan dalam suatu usaha dalam memahami suatu kajian dengan mempelajari suatu kajian,jurnal,tesis terlebih dahulu supaya tidak terlena dari suatu informasi tersebut Biar dalam analisis bisa menyimpulkan suatu hubungan yang relevan yang sekira dapat terhubung untuk memperkuat syarat kebenaran dalam suatu logika kebenaran nya dan juga dapat di rumuskan suatu permasalahan

    Seni rupa

    Segala sesuatu yang indah telah di pelajari dari suatu pembelajaran yang begitu panjang dan lama dan akan tercipta suatu maha karya yang indah dalam pemaja filosofi nya dan juga mengerakan suatu yang begitu indah

  3. Seni rupa merupakan keindahan dari sebuah karya dengan visualisasi dan interaksi dengan manusia. dan seni juga dapat menjadi media untuk berkomunikasi kepada semua orang. Bentuk dan isi harus sama-sama dilihat sebagai kesatuan. Pada setiap unsur-unsur tidak berperan sendiri-sendiri, tetapi selalu dalam kaitan internalnya dengan unsur-unsur yang lain. Dan juga elemen-elemen atau unsur-unsur yang ada dalam karya seni tersebut seperti garis, warna, bentuk, gelap terang dan juga ruang.

  4. Kajian etimologi untuk Tinjauan Seni Rupa dan DesainDiantarannya Etimologi merupakan pengertian istilah dari masing‐masing kata dasar yang sudah sersusun.

    Arti kata Kajian kata kajian berasal dari kata keji.keji mengartikan kata pikiran yaitu mengamati, membaca, menyelidiki, memikirkan dan jugamem pertimbangkan, serta menyimpulkan sesuatu obyek yang sedag di pikirkan

    Ada juga dalam istilah KBBI disebutkan mengkaji artinya belajar, mempelajari, memeriksa,memikirkan, menguji,

    ada pun kajian agar dapat dilaksanakan dengan hasil yang maksimal maka diperlukan beberapa metode kajian di antaranya

  5. Pandangan saya Dengan dasar ilmu pengetahuan alam Keppler dan Galilei, terbuka cakrawala baru tentang kehadiran manusia didunia, berkembang ilmu pengetahuan dan penemuan baru, antara lain ilmu anatomi manusia (Vesal), kemudian Leuwenhoek dengan mikroskopnya membuka wawasan baru tentang mikrobiologi, juga Galilei membuat teori baru tentang jagad raya dan alam semesta. Dengan penggalian-penggalian situs sejarah dan dapat dibacanya tulisan-tulisan kuno, membuka pengetahuan tentang Pompeji, Mesir dan Babilonia. Sejarah Yunani kuno lebih diketahui ilmuwan abad 18 daripada ahli-ahli Yunani sendiri. Dalam Seni Rupa, ditemukan ilmu perspektif, teknik menggambarkan ruang dan benda 3 dimensi diatas bidang dengan membuat manipulasi visual seolah-olah pada bidang 2 dimensi dapat digambarkan kedalaman ruang dan jarak, untuk ini dikembangkan metoda menggambar yang mengacu pada kaidah-kaidah ilmu geometri. Menggambar dengan teknik perspektif adalah penerapan logika sains kedalam dunia kualitatif Seni Rupa. Perspektif adalah teknik menggambar yang berusaha memindahkan image ruang ke atas bidang 2 dimensi. Kedalaman ruang yang terjadi antara pengamat dan benda dicoba dipindahkan ke bidang gambar dengan memanipulasi ukuran benda yang terlihat, benda makin jauh makin kecil ukurannya, sehingga image jarak dan ruang dapat terjadi.14
    Dengan penemuan ilmu perspektif tersebut, maka dapat membawa perubahan yang sangat besar terhadap berbagai karya Seni Rupa maupun Arsitektur. Sebelumnya pada kebudayaan Mesir perspektif untuk menggambarkan manusia adalah disesuaikan dengan kedudukan dan pangkat, makin tinggi kedudukannya di dunia maka makin besar pula bentuk penggambarannya, sedangkan yang lebih rendah ukurannyapun dibuat kecil. Romawi dan Yunani telah menggunakan sebagian teknik perspektif yang pada dasrnya bertolak dari teori optik. Euclid selanjutnya dalam penyelidikannya mengembangkan teori matematika tentang optik, teori optik ini kemudian dikembangkan oleh biarawan Inggris, Robert Grosteste yang membuat eksperimen dengan lensa kaca pada tahun. 12000, yang kemudian berkembang menjadi kacamata (th.1260) yang dikenal sekarang ini. Brunelleschi mengembangkan teori perspektif bertolak dari teori Euclid, yang kemudian diteruskan oleh alberti yang menulis buku khusus tentang teknik menggambar, Treatise on Painting th. 1435, ia sebutkan perspektif dengan istilah ‘construzione legitima” atau konstruksi (menggambar) yang sahih.

  6. Bagi sebagian orang arti seni film mempunyai definisi yang berbeda-beda. Ada yang mendefinisikan mulai dari gambaran hidup yang memiliki alur cerita hingga cerita tokoh tertentu yang dibuat oleh produser. meskipun berbeda-beda, pengertian film tetaplah satu yaitu sebagai media komunikasi yang berbentuk audio visual untuk menyampaikan suatu pesan pada khalayak umum.

    Seni film adalah rangkaian gambar hidup yang diputar sehinggga menimbulkan sebuah ilusi gambar bergerak yang disajikan sebagai bentuk hiburan. Secara etimologi, film berasal dari kata cinematographie yakni cinema yang berarti “gerak”, tho atau phytos “cahaya” dan graphie atau graph “tulisan, gambar citra”. Dengan kata lain, dapat diartikan film merupakan proses melukis gerak dengan cahaya yang menggunakan alat khusus berupa kamera.

    Pendapat lain juga ada yang mengemukakan bahwa seni film merupakan hasil karya seni yang mempunyai kelengkapan dari beberapa unsur seni untuk melengkapi kebutuhan sifatnya spritual.

    Dalam mengkaji sebuah karya seni atau bentuk fisik dari apapun, perlu membuat analisanya dulu, analisis yang tersusun akan membuat informasi lebih kompleks dan mudah untuk dicerna. seperti semiotika, dalam sebuah film, beberapa menggunakan teknik semiotika sebagai gambaran aktivitas tertentu, contohnya pada film naked gun 2 yang menggambarkan adegan dewasa, ketika telah mencapai klimaks, scene film dirubah menjadi roket yang sedang lepas landas menuju angkasa.

    blogspot ku : https://mahasiswadesain.blogspot.com/2022/03/semiotika-pada-cuplikan-film-naked-gun-2.html

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jasa Ilustrasi dan Comic Artist - Aghni Ghofarun
logo-lyubov-books
Lyubov Books - Toko Buku Online
Buku Terbaru WPAP dan Mistik Kesehariannya

Most Popular

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.