Membaca Dunia yang Terlalu Lama Diam

MIRMAGZ.com – Setelah menjadi seorang ibu, aku mulai memperhatikan juga nasib anak-anak lain di sekitarku. Mulai dari anak-anak saudara, anak-anak tetangga bahkan anak-anak yang masuk berita nasional juga internasional. Berbagai fase telah kulewati. Mulai dari hamil yang cukup berat karena menjalani hyperemesis gravidarum, melahirkan dengan sectio cesarean, dan drama mastitis saat menyusui. Tak kusangka, proses itu membentuk jiwaku lebih sensitif dan peka dari sebelumnya. Jika dulu aku mencari tempat untuk menangis diam-diam setelah melihat pengemis makan sisa nasi di tong sampah, maka sekarang aku bisa menangis di tempat saat melihat anak-anak terlantar. Spontan, tidak bisa kutahan. Perasaan-perasaan yang mulai bertambah setelah menjadi ibu. Sangat tidak bisa kujelaskan.

Dengan pengalaman bekerja sebagai jurnalis, cakrawalaku semakin meluas. Begitu banyak kabar tidak mengenakkan di luar sana. Ada tak terhitung anak-anak dengan penderitaan dan masalah yang mereka alami setiap hari. Ada jutaan kasus kekerasan menimpa perempuan. Ada banyak kisah getir dan mencekam dari perjuangan para lelaki pencari nafkah yang tewas di tambang. Pikiranku mulai berkecamuk. Setiap hari. Setiap saat kubuka media sosial. Sampai-sampai suamiku pernah melarangku membaca berita. Dia tidak tega melihatku muram, tidak semangat hanya karena memikirkan nasib orang lain.

Tentu ada pilihan pada setiap masalah. Oleh karenanya, aku memilih untuk tidak diam. Aku memang bukan seorang pakar geopolitik. Pengetahuanku jauh dari kata profesional untuk bidang tersebut. Juga bukan seorang sarjana sastra yang pintar-pintar amat, bukan pula diplomat. Aku hanya menolak untuk bungkam. Pada akhirnya, tanganku memilih untuk menulis kata-kata dan menyusunnya dalam satu susunan buku. Buku itu sedang kutulis. Aku harap, semua kegundahanku itu bisa membuat pembacaku ikut merenung. Memang, buku ini kelak tidak serta merta mengubah dunia. Namun, ketika kau membacanya, dan kau sempat berhenti untuk berpikir, maka kurasa karyaku telah cukup bekerja untuk kemanusiaan.

Baca juga:  Swedish Meatballs Ternyata Berasal dari Era Turki Usmani, Intip Cara Membuatnya Yuk!

Buku ini tidak menawarkan sebuah solusi besar yang hebat dan keren. Buku ini juga tidak begitu saja menyembuhkan luka penderitaan orang-orang yang kutulis. Bahkan, sekalipun aku membicarakan bagaimana mereka selama ini dipinggirkan, dijajah, disiksa, tidak akan bisa menyuarakan atas nama mereka yang nestapa. Aku akan menghadirkan pada Engkau, betapa dunia ini begitu lalim dengan menormalisasikan pembiaran. Ya, ada kalanya ketika dunia menggelontorkan berita kekerasan, manusia membaca namun tidak mempertanyakan dan tidak merasa terganggu hatinya. Itu adalah salah satu bentuk pembiaran. Aku ingin kau sadar bagaimana penjajahan disebut konflik, bagaimana kekerasan, kematian, dinormalisasi dan lebih jauh daripada itu; bagaimana resiliensi (kekuatan bertahan) seringkali dipuji tanpa pernah dipertanyakan sudah sejauh mana dampaknya?

Aku ingin menunjukkan kepadamu bahwa kita sudah dinina bobokan dalam dunia kolonialisme. Ideologi itu tidak pernah berhenti, hanya berevolusi, berubah bentuk dan cara. Aku ingin mengatakan bahwa sudah saatnya kita untuk bicara. Menyampaikan kegundahan kita dalam bentuk kata-kata dan tindak nyata. Bagaimana kita yang lahir dan tumbuh besar dalam sejarah penderitaan dunia kejam itu mampu memutus rantai kolonialisme melalui kesadaran berpikir. Buku ini kutulis dalam catatan-catatan kecil. Bukan untuk kuteriakkan padamu, namun untuk mengganggu keheningan yang terlalu lama telah kita rawat!

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Telegram

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://mirmagz.com/2024/05/27/selamat-ulang-tahun-saint-petersburg/?utm_source=webpushr&utm_medium=push&utm_campaign=9266

http://MIRMAGZ.com -sebelum seseorang menulis sebuah ulasan tentang suatu buku, perlu untuk mengerti mengapa dia melakukannya. #caramenulisresensi

https://mirmagz.com/2023/01/11/cara-menulis-ulasan-buku-yang-mudah-dan-menyenangkan/

Load More
anz.prjct
Medusaphotoworks
logo-lyubov-books
Lyubov Books - Toko Buku Online
Buku Terbaru WPAP dan Mistik Kesehariannya

Most Popular

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.